Wakil Ketua DPRD Banten Nawa Said Menerima Audiensi Dari Perwakilan Buruh Se-Provinsi Banten

Wakil Ketua DPRD Banten Nawa Said Menerima Audiensi Dari Perwakilan Buruh Se-Provinsi Banten

SERANG – Ribuan buruh dari berbagai aliansi serikat pekerja se-Provinsi Banten kembali berunjukrasa di depan gerbang Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug  Kota Serang, Rabu (5/1/2022). Mereka menuntut revisi upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022.

 

Banyaknya massa aksi membuat akses masuk baik dari persimpanagn lampu merah Palima dan Boru yang menuju KP3B terpaksa ditutup oleh polisi.

Aksi demonstrasi besar-besaran itu juga diwarnai aksi teaterikal.

 

Untuk diketahui, selain menuntut revisi UMK 2022, buruh juga menuntut agar Kepolisian membebaskan rekan mereka yang ditangkap akibat aksi menjebol riang kerja Gubernur Banten pada Rabu 22 Desember 2021 lalu. Lalu, massa aksi juga menuntut hentikan kriminalisasi terhadap buruh, mahasiswa dan masyarakat dan meminta Gubernur Banten mencabut laporan terhadap buruh yang melakukan perusakan ruang kerjanya.

 

Sebelumnya, Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Banten, Intan Indria Dewi mengatakan, aksi demonstrasi ini menuntut Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) untuk segera merevisi UMK 2022. Dimana buruh menuntut kenaikan UMK sebesar 5,4 persen.

Share :