Disperindag Diminta Kendalikan Harga Sembako


SERANG, SET DPRD.-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten diminta mengendalikan harga sembako. Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten, Yansen Tambunan.

Dikatakan Yansen, pengendalian harga sembako dapat dilakukan dengan cara melakukan intervensi dan menggelar operasi pasar di daerah kabupaten/kota di Provinsi Banten."Harga sembako di sejumlah pasar tradisional dan modern di Provinsi Banten sudah banyak dikeluhkan masyarakat, terutama para ibu-ibu karenanya harus ada upaya untuk mengendalikan harganya,"kata Yansen, Selasa (10/7/2018).

Diketahui, harga sembako untuk beras IR KW 1 seharga Rp 9 ribu per kilogram, beras IR KW 2 seharga Rp 10 ribu per kilogram, dan beras IR KW 3 seharga Rp 11 ribu per kilogram. Kemudian harga telur ayam Rp 30 ribu per kilogram, cabai merah Rp 40 ribu per kilogram, tomat Rp 14 ribu per kilogram, cabai rawit merah Rp 60 ribu per kilogram, dan daging ayam Rp 32 ribu per kilogram.

Menurut Yansen, jika harga sembako tidak segera dikendalikan, kenaikan harganya akan terus berlanjut sehingga merugikan masyarakat, khususnya bagi yang tidak mampu. "Kenaikah harga sembako di sejumlah daerah di Provinsi Banten tidak bisa dibiarkan begitu saja, pemerintah harus turun tangan untuk mengendalikan harganya,"ujarnya, seraya menambahkan untuk mengendalikan harga Disperindag Provinsi Banten bisa bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Kabupaten/Kota.


Twitter


Facebook